Archive for November 2016
1. Pengertian Sistem Operasi
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi (Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Sistem
operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat
keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat
lunak. Sistem operasi merupakan jenis yang paling penting dari perangkat
lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, sistem
komputer tidak lebih dari sekumpulan komponen elektronik dan komponen
mekanik.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi (Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Sistem
operasi bertindak seperti penterjemah antara pengguna aplikasi dengan
perangkat keras. Seorang pengguna berinteraksi dengan sistem komputer
melalui sebuah aplikasi, seperti aplikasi pengolah kata, permainan, atau
program aplikasi lain yang
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi (Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Dengan
demikian, sistem operasi memiliki kontrol penuh terhadap sumber daya
perangkat keras komputer dan mempunyai penjadwalan yang sistematis
mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan
data, dan sumber daya lainnya.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi (Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
2. Fungsi Sistem Operasi
2.1. Fungsi Dasar Sistem Operasi
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam
arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara
benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna
menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana
yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering
disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
2.2. Fungsi Pokok Sistem Operasi
Sistem operasi memiliki 4 (empat) fungsi pokok, yaitu:- Mengontrol akses perangkat keras
Sistem operasi memanajemen interakasi antara aplikasi dan perangkat keras. Untuk mengakses dan berkomunikasi dengan perangkat keras, sistem operasi perlu menginstal sebuah perangkat lunak (driver) untuk tiap komponen perangkat keras. - Manajemen file dan folder
Sistem operasi mengatur dan membuat susunan file yang tersimpan di dalam hard disk dan media penyimpanan lain. - Menyediakan user interface
Sistem operasi akan menyediakan tampilan antarmuka pengguna, baik dalam bentuk baris perintah perintah (Command Line Interface - CLI) maupun dalam bentuk grafis (Graphical User Interface - GUI). - Manajemen aplikasi
Sistem operasi meletakan suatu aplikasi dan memuatnya ke dalam memori (RAM) komputer. Sistem operasi menjamin setiap aplikasi mendapatkan sumber daya yang cukup.
